Agar Tidak Tersesat di Blank 75 Gunung Semeru


Blank 75 Gunung Semeru — Siapa yang tak kenal Gunung Semeru? Gunung tertinggi di Pulau Jawa (3678 mdpl) ini seakan dinobatkan menjadi gunung yang wajib di daki oleh siapapun yang menyukai olahraga mendaki gunung. Keindahan dan kemegahannya menarik setiap orang dari berbagai penjuru untuk menaklukkan puncak para dewa ini.



Namun dibalik daya tariknya yang mempesona, Gunung Semeru mempunyai sisi bahayanya tersendiri bagi pendaki yang tidak hati-hati. Selain kawah beracunnya, adalah Blank 75. Sebuah area berbahaya dibawah puncak mahameru dimana banyak pendaki yang tersesat, mengalami kecelakaan, disorientasi arah, kehabisan bekal, tanah yang diinjaknya longsor, dan terperosok ke dalam jurang.


Sebenarnya blank 75 ini tidak menunjuk pada satu titik koordinat tertentu, melainkan dipakai untuk menyebut sebuah area yang cukup luas dengan banyak jurang didalamnya. Disebut blank 75 karena pada bagian jurang yang terdekat mempunyai kedalam sekitar 75 meter. 


Jalur turun dari arah Puncak Mahameru, blank 75 berada di kanan.
Jurang-jurang pada blank 75 ini merupakan hasil dari longsoran badan pasir pada kawasan puncak akibat dari aktivitas vulkanik yang ada. Puncak Mahameru sebagian besar terdiri dari pasir dan tak ada vegetasi yang membuat tanah tidak mampu berpijak sehingga membuatnya mudah longsor.

Baca juga:  Faktor Penyebab Banyak Pendaki Tersesat di Gunung / Hutan


Jalur sesat Blank 75 merupakan sebuah jalur yang terbentuk akibat dari aliran lava Gunung Semeru. Lokasinya berada di timur laut puncak Mahameru dan di luar jalur sisi kanan Arcopodo ke arah Desa Pasurjambe, Kabupaten Lumajang. Medannya berupa lereng berpasir dengan jalur yang putus (blank) karena dipisahkan oleh jurang yang menganga dengan kedalaman sekitar 70 – 275 meter.



Ambillah jalur turun di sebelah kiri cemoro tunggal 
Banyak pendaki yang salah mengambil jalur hingga terjebak di blank 75 ini, fatalnya, karena jalurnya berupa lereng yang cukup curam ditambah kebiasaan pendaki yang menuruni Mahameru dengan berlari, pendaki biasanya tidak melihat ada jurang didepannya sehingga siapapun yang tidak sempat mengerem ketika terjebak di blank 75 pasti akan terjun bebas jatuh ke jurang tersebut. 

Menghindari Blank 75




Blank 75 berada di antara lereng pasir Mahameru (Cemoro Tunggal, Arcopodo, dan sekitarnya) sampai ke area vegetasi Kalimati. Area lereng yang hanya berupa pasir tanpa penanda alam tertentu ditambah jalur yang berkelak-kelok membuat pendaki rawan mengalami disorientasi. Terkadang pendaki tidak sadar telah mengambil arah yang salah karena banyaknya percabangan jalur. Disinilah pendaki wajib fokus dan konsentrasi dalam mengambil keputusan arah.


Baca juga:  Pedoman Yang Harus Dilakukan Jika Tersesat di Hutan Atau Gunung


Dari Arcopodo, pendaki harus mengambil jalur kiri yang menuju ke arah kalimati. Jika terlewat, pendaki bisa terbawa perlahan semakin ke arah kanan yang cenderung ke arah Lumajang..


Kebanyakan pendaki yang masuk ke Blank 75 karena tidak sengaja berbelok ke arah kanan akibat lari dari atas dan akhirnya masuk ke zona blank 75. Perhatikan jalur yg dilewati, mendekati Pelawangan (Kelik / batas vegetasi) jangan mengambil jalur terlalu ke kanan.



Batas vegetasi / kelik Gunung Semeru.
Kebanyakan pendaki mengambil jalur ke kanan (jalur blank 75) karena jalannya lebih bagus. Padahal jika dicermati dengan seksama, sudah terdapat patok penanda disitu.

Sebagai patokan mengambil jalur yang benar, cermatilah jejak di pasir, ikuti jalur yang paling banyak jejaknya. Perhatikanlah pepohonan yang ada di pelawangan, atau kalian bisa berpatokan pada gunung Kepolo yang sangat terlihat di depan mata ketika turun.


Jika pendaki membawa GPS maka aktifkan track GPS sebelum menaiki Mahameru, pulangnya ikuti track back dari GPS. Sementara jika pendaki bisa melakukan navigasi, maka ukur bearing / azimuth arahnya sebelum mendaki Mahameru sehingga bisa menjadi patokan saat turun. 

Sebagai patokan pintu masuk zona blank 75 adalah sebagai berikut:

1. Plotkan dipeta, titik ke 1 dari pintu masuk ke arah Blank 75, pada koordinat 49L 712918 mE 9105142 mS.


2. Kemudian titik ke 2 pada koordinat 49L 713621 mE 9103777 mS.


3. Tarik garis yang menghubungkan kedua koordinat tersebut. Garis inilah yang disebut sebagai garis pintu masuk ke arah Blank 75. Jangan sampai pendaki pergi ke arah memotong garis ini, sebab jika  melewati garis tersebut maka pendaki sudah tersesat memasuki area Blank 75.


Baca juga: Teknik Dasar Navigasi Darat

...


Kalian bisa baca-baca puluhan ebook tentang survival dan dunia petualangan luar ruang yang sudah kami kumpulkan disini.

Agar selalu update info terbaru: Follow instagram @indosurvival & Like Fanpage Facebook Indosurvival



Agar Tidak Tersesat di Blank 75 Gunung Semeru Agar Tidak Tersesat di Blank 75 Gunung Semeru Reviewed by indosurvival on Juli 11, 2019 Rating: 5

2 komentar