Serangga Yang Aman Dimakan Saat Survival


Agaknya survival bukanlah untuk orang-orang yang suka pilih-pilih makanan karena untuk bertahan hidup kita harus mau makan apa saja, tak terkecuali serangga. Beberapa bentuk serangga memang membuat kita merinding, tapi ternyata banyak sekali manfaat dari memakan serangga.

Organisasi Pangan Dunia (FAO) dari PBB pernah merilis laporan yang menyatakan serangga sebagai makanan potensial bagi manusia di masa depan. Lebih dari 1.900 spesies serangga telah mereka dokumentasikan layak sebagai bahan makanan secara global. Jadi, hampir semua jenis serangga bisa kita makan.

Periset di Kings College London dan Ningbo University di Tiongkok meneliti konten nutrisi yang dimiliki berbagai serangga. Tim periset menganalisis profil nutrisi dari empat serangga yaitu jangkrik, belalang, kutu beras, dan kutu frengki.

Baca juga: Ketahui Apa Saja Hewan Yang Dapat Dimakan di Alam Liar

Mereka menemukan, jangkrik dan daging sapi sirloin memiliki kadar zat besi, kalsium, dan magnesium lebih tinggi. Lebih penting lagi, jangkrik paling banyak mengandung zat besi, bahkan mengalahkan daging sapi. Selain itu, mereka juga menemukan bahwa kandungan zat tembaga, seng, mangan, magnesium, dan kalsium dalam jangkrik, belalang, dan kutu beras lebih banyak tersedia untuk penyerapan dibandingkan nutrisi yang sama dalam daging sapi.

Jadi gimana menurutmu dari hasil penelitian tersebut? Selain murah, dan tersedia dimana-mana, serangga ternyata banyak gizinya dan sangat rekomended untuk dimakan, tak terkecuali dalam kondisi survival dimana kita harus bertahan hidup dari makan apa saja. 

Berikut adalah serangga yang bisa dimakan saat kondisi survival

1. Semut

Makanan di India yang terbuat dari semut dan larvanya (foto: ravidhingra.wordpress.com)
Praktek memakan semut sudah ada di berbagai belahan dunia dengan beraneka resep. Hal ini membuktikan bahwa semut memang bisa dimakan. Namun sebelum menyantap semut pastikan kandungan asam dalam semut sudah hilang. Hal ini bisa dilakukan dengan merebus semut terlebih dahulu, pastikan semut sudah mati sebelum dimakan. Cairan asam akan keluar dari semut saat terancam. 

Di alam liar kita bisa mencari semut dengan mengikuti kemana rombongan semut tersebut pergi untuk menemukan sarang semut. Larva semut / kroto yang ada di sarang tidak mengandung asam dan merupakan koloni yang paling enak dimakan.

2. Belalang

Belalang goreng yang dijual sebagai oleh-oleh khas Gunungkidul (foto: Bon Voyage Jogja)

Belalang sudah tidak asing lagi kita dengar sebagai serangga yang sering di makan, bahkan menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Gunung Kidul di Yogyakarta. Rasa belalang ini hampir mirip dengan rasa udang. Pastikan setelah mendapatkan belalang arus langsung di olah, karena jika belalang yang sudah mati dibiarkan terlalu lama, maka warnanya akan berubah kekuningan dan rasanya tidak enak, untuk yang sensitif maka bisa mengakibatkan diare. 

Burulah belalang pada pagi hari karena mereka bergerak lebih lambat. Carilah di semak-semak, dedaunan, dan pepohonan. Akan lebih mudah menangkapnya menggunakan jaring serangga. Sebelum memasak, tarik kepala, buang sayap dan kakinya. Setelah itu bisa dipanggang atau digoreng sampai kering. 

3. Jangkrik

Jangkrik goreng yang dijual di pasar di Kamboja (foto: cambodiatours.co)
Hampir sama dengan belalang, jangkrik bisa ditemukan ditanah atau didalam gua-gua kecil. Kalian juga bisa membuat perangkap jangkrik dengan mengubur botol plastik didalam tanah dan taruh umpan buah atau sayur. Cara mengkonsumsinya juga sama yaitu hanya mengkonsumsi bagian perutnya saja. \

4. Kecoa

Sate kecoa bakar yang ada di jual di pasar tradisional negara Laos (foto: leonlogothetis.com)
Kecoa bisa dikonsumsi asalkan ia dimasak dengan benar dan bisa dipastikan bahwa bakteri yang ada pada tubuhnya lenyap sebelum kita memakannya. Buang kaki, sayap dan kepalanya serta cairan dalam tubuhnya lalu masak hingga benar-benar kering / matang. Kecoa hutan bisa ditemukan di sisa-sisa pohon lapuk, ukurannya lebih besar daripada kecua rumahan.

5. Rayap & Laron

Rayap goreng yang banyak mengandung gizi (foto: thenewsminute.com)
Serangga ini sangat kaya akan protein, zat besi, kalsium, dan asam amino. Sarang rayap banyak ditemukan di hutan dan juga didalam batang pohon yang telah mati. Kita bisa menggorengnya atau memanggangnya sampai matang.

6. Ulat



Ulat larva sering kita lihat di film-film petualang dengan dikonsumsi matang ataupun mentah. Larva yang biasa di makan adalah larva / ulat sagu, larva daun pisang, larva jati dsb. Larva ini sangat kaya akan protein. Walaupu bisa dimakan mentah namun akan lebih baik jika kita memasaknya terlebih dahulu.

7. Lebah dan Tawon

Lebah goreng yang dimasak dengan madu (foto: g3rl/tripadvisor)
Selain memanfaatkan madunya, lebah dan tawon juga bisa kita makan dalam kondisi darurat. Lebah diyakini baik dikonsumsi anak-anak menjelang dewasa karena kandungan gizi yang dimilikinya baik bagi pertumbuhan. Tak hanya itu, ketika lebah atau tawon masih dalam bentuk larva dan telur juga biasa dikonsumsi seperti kacang almond.

8. Kumbang

Kumbang air merupakan jenis kumbagn yang sering di konsumsi di Asia (foto: RICHARD F. EBERT)
Kumbang yang baik untuk dikonsumsi adalah kumbang yang banyak hidup di dalam hutan tropis. Ciri fisik kumbang ini adalah memiliki tanduk yang panjang, hidup di pohon-pohon atau kayu yang jatuh di tanah. Kumbang ini dapat mengubah selulosa dari pohon dan dicernakan ke manusia menjadi lemak yang mudah dicerna. 

9. Kalajengking


Kita bisa menemukan kalajengking bersembunyi di tempat-tempat gelap yang lembab seperti di celah bebatuan atau batang pohon mati. Hati-hati saat mencarinya karena bisa saja kalian terkena sengatnya yang beracun. Pastikan buang dulu racunnya sebelum memanggangnya.

Pada dasarnya, hampir semua serangga bisa dimakan asalkan tidak beracun dan pengolahannya dilakukan dengan baik. Indikasinya adalah, jika serangga tersebut merupakan makanan dari hewan lain maka serangga itu bisa kita makan. Jadi saat dalam keadaan survival, kita bisa tetap bertahan hidup dengan mengkonsumsi serangga.

Sumber foto feature: gettyimages.com
Serangga Yang Aman Dimakan Saat Survival Serangga Yang Aman Dimakan Saat Survival Reviewed by indosurvival on Desember 18, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar